Anang Filya : Spotify VS Apple Music, Mana yang Lebih Murah? #REVIEWBERFAEDAH

Thursday, June 7, 2018

Spotify VS Apple Music, Mana yang Lebih Murah? #REVIEWBERFAEDAH


Zamannya ponsel pinter kayak sekarang, lebih enak dengerin musik lewat aplikasi music streaming dibandingkan nyari-nyari file mp3 bajakan yang ujung-ujungnya iklannya kebangetan. Akhirnya, situs kayak gratismp3mantap.wapka jadi kurang diminati.


Yaiyalah, gue gitu anti bajakan.

#SokKeren-KerenClub



Dari beberapa platform musik digital, saya cuma sayang sama dua nama, Spotify dan Apple Music.

Kenapa cuma mereka berdua, padahal kan ada banyak aplikasi laen?

Pertama, koleksi musik di Spotify dan Apple Music sama-sama banyaknya atau kalau bisa saya bilang setara lah. Walau terkadang emang ada beberapa musisi yang lagu-lagunya eksklusif diunggah di iTunes, yang otomatis jadi tersedia di Apple Music.

Kedua, fitur-fiturnya mantep dan esensial.

Saya unduh aplikasi musik digital ya buat dengerin musik, bukan buat karaoke. Sorry to say Joox, no offense. Fitur esensial berbasis kecerdasan buatan atau artificial itelligence milik Spotify yang sering disebut Discovery Weekly bikin saya betah buat dengerin musik. Rasa-rasanya, playlist-nya Spotify ini ngertiin saya banget.

Apple Music juga punya fitur yang serupa walau nggak secanggih Spotify. Enaknya pake Apple Music karena saya pake iPhone yang udah lemot dan jadul, jadi nggak perlu lagi unduh aplikasi lain karena udah include sama iOS. Tapi jangan salah, Apple Music juga tersedia di Google Play Store kok.


Masalah Harga


Lupakan alasan-alasan di atas. Pada dasarnya, alasan utama saya pake Apple Music dan didampingi Spotify karena tarif berlangganan yang lebih murah. Jadi, saya menghasut 5 orang teman saya yang sama-sama pake iDevice buat join family sharing. Metode pembayaran yang saya gunakan adalah e-card atau debit online besutan Jenius.

Jadi tarif berlangganan senilai Rp 75.000,- per bulan, dibagi 6 orang, total yang harus dibayarkan setiap anggota family sharing hanya Rp 12.500,- per bulan. Hmm... lebih murah dari semangkuk es kepal milo bahkan.




Lho Bukannya Spotify Juga Nggak Kalah Murah?


Apabila mengacu pada tarif berlangganan Spotify saat ini (Rp 79.000,- per bulan) yang juga bisa dibagi untuk 6 anggota keluarga, maka tarif yang dipatok untuk satu orang sekitar Rp 13 ribuan. Walaupun nggak lebih mahal dari Es Kepal Milo, tetap saja Apple Music lebih murah. Yaelah, beda serebu doang.






Tapi eh tapi, saat saya mulai berlangganan Apple Music pada akhir Desember 2017 lalu. Ketentuan jumlah member maksimal yang dapat bergabung dalam family for premium-nya Spotify hanya 5 orang. Yang artinya harga langganannya lebih mahal sedikit dari Apple Music Rp 15.600,-

Maka dari itu, dengan prinsip ekonomi untuk pengorbanan sesedikit mungkin dengan hasil yang maksimal, saya memutuskan untuk memilih Apple Music sebagai platform music streaming utama saya di ponsel, dan Spotify sebagai pendamping di laptop maupun PC.

Kenapa nggak pake Apple Music sih di laptop?

Serah gue dong! 

Nggak ding hehe. Alasan utamanya adalah kalau mau pakai Apple Music di laptop, berarti iTunes juga harus terinstal di laptop. Anehnya lagi, karena saya pake laptop berbasis Windows 10, output suara dari Apple Music ini kok juelek minta ampun ya? Cempreng gitu.

Makanya saya pakai Spotify, selain nggak perlu instal aplikasi karena bisa diakses melalui peramban Chrome, kualitas suaranya juga lebih oke. Ditambah fitur discovery weekly yang kece, jadi kalau saya denger musik bagus di Spotify, nanti bisa saya cari di Apple Music. Gitu...

Hmmm... Jadi Mana yang Lebih Murah?


Masalah mana yang lebih murah, apabila dilihat dari segi harga, jelas Apple Music menang telak. Tapi kalau yang dimaksud murah adalah bayar tarif berlangganan yang nggak terlalu mahal tapi dapet fitur yang setimpal, Spotify adalah juaranya.

Bukan apa-apa, dengan berbagai fitur, dukungan multi-platform yang lebih oke dari Spotify, bikin saya nggak bisa menangin Apple Music hanya karena harganya yang lebih murah. Tapi kalau memang beda seribu dua ribu adalah hal yang amat penting dan tidak bisa dihiraukan, mengingat dengan seribu dua ribu, kita bisa beli tahu gejrot setan yang nggak bikin kesurupan. Maka Apple Music adalah jawaban terbaik untuk aplikasi music streaming. Apalagi, fiturnya juga nggak jelek-jelek amat kok dan rasa-rasanya saya juga nggak mau pindah-pindah lagi. Udah nyaman. 

No comments:

Post a Comment

< > Home
Anang Filya © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.